Apakah Edisi "No Mercy" Beneran Bikin Game Kartu Favorit Jadi Lebih Sadis?
Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit
Selasa, 21 Jul 2026 09:04 WIB
Kalau kamu udah bosan sama versi klasik UNO atau Monopoly Deal yang terasa terlalu "aman", sekarang ada jawabannya. Dua franchise game kartu paling ikonik ini masing-masing punya edisi "No Mercy" yang didesain buat bikin permainan jadi jauh lebih agresif dan kompetitif.
Sama-sama mengusung tema tanpa ampun, tapi dua game ini punya cara berbeda buat bikin lawan kamu menderita. Yuk kenalan lebih dekat sama masing-masing sebelum menentukan mana yang lebih cocok buat game night kamu.
Kenalan dengan Dua Edisi "No Mercy" Ini
1. UNO Show 'Em No Mercy, Versi Paling Brutal dari UNO
UNO yang selama ini kita kenal ramah keluarga, kini punya saudara yang jauh lebih kejam. UNO Show 'Em No Mercy membawa 168 kartu, jauh lebih banyak dari versi klasik yang cuma sekitar 108 kartu, dengan tambahan kartu aksi baru yang bikin permainan makin nggak terduga.
Fitur paling ikonik dari edisi ini namanya Mercy Rule. Kalau kartu di tangan kamu sampai 25 lembar atau lebih, kamu langsung dieliminasi dari permainan, seolah "dikasihani" untuk keluar dari penderitaan. Selain itu, ada sistem stacking di mana kartu Draw bisa ditumpuk sehingga penalti buat pemain berikutnya makin menggunung. Ada juga kartu angka 7 yang mewajibkan tukar tangan kartu dengan pemain lain, jadi strategi kamu bisa berantakan dalam sekejap.
2. Monopoly Deal No Mercy, Cara Baru Rebutan Properti yang Lebih Kejam
Kalau UNO Show 'Em No Mercy fokus ke penumpukan kartu, Monopoly Deal No Mercy justru bermain di ranah properti dan uang. Tetap dengan misi utama mengumpulkan tiga set properti lengkap lebih dulu untuk menang, tapi kali ini kartu aksinya jauh lebih agresif dari versi Monopoly Deal biasa.
Set properti yang susah payah kamu kumpulkan bisa dicuri instan oleh lawan lewat kartu aksi tertentu. Ada juga kartu sewa ganda yang bisa bikin kamu bangkrut dalam sekejap, sampai kartu yang bisa menghabiskan seluruh isi Bank lawan. Kalau nggak bisa bayar penuh, kamu wajib serahkan debt chip dan bayar utang itu di giliran berikutnya, jadi tekanan strategisnya jauh lebih terasa dibanding versi klasik.
Edisi No Mercy umumnya menambahkan kartu aksi baru yang lebih agresif, mekanisme penalti yang lebih berat, dan aturan tambahan yang bikin permainan jadi lebih kompetitif serta kurang "ramah" dibanding versi originalnya yang lebih santai.
Keduanya direkomendasikan untuk usia 8 tahun ke atas. Tapi karena intensitas permainannya cukup tinggi dan bisa memicu emosi saat kalah, lebih disarankan untuk anak yang sudah familiar dengan versi klasik terlebih dahulu sebelum coba edisi No Mercy.
Monopoly Deal No Mercy umumnya lebih cepat, sekitar 15 menit per sesi, karena fokusnya ke pengumpulan set properti. UNO Show 'Em No Mercy bisa berlangsung lebih lama tergantung seberapa sering mekanisme stacking dipakai antar pemain.
Bisa. Keduanya dijual sebagai game mandiri lengkap dengan aturan sendiri, jadi tidak wajib punya versi original UNO atau Monopoly Deal terlebih dahulu. Tapi kalau sudah familiar dengan versi klasik, kamu akan lebih cepat merasakan perbedaan intensitasnya.
Mercy Rule adalah aturan yang membuat pemain otomatis tereliminasi dari permainan kalau jumlah kartu di tangannya mencapai 25 lembar atau lebih. Aturan ini jadi salah satu cara menang selain menghabiskan kartu lebih dulu, sekaligus mencegah permainan berlarut terlalu lama.
Cari Produk Yang Lain?
Bingung Kado Buat Sahabat Gamer? 3 Varian UNO Ini Bisa Jadi Pilihan
UNO Show 'Em No Mercy, Flip, atau Teams: Mana yang Cocok Buat Squad Kamu?
Papan Catur Buat Anak, Koleksi, atau Travel? Kenali Bedanya Dulu
Nggak Perlu Rebutan TV Lagi, Ini Fungsi PlayStation Portal untuk Gamer
Buying Guide: Mousepad Gaming Ukuran Besar, Mana yang Paling Cocok untuk Setup Kamu?