3 Perlengkapan yang Wajib Ada di Emergency Kit untuk Siaga Bencana
Salsabila Rizqan Daru - Rekomendit
Selasa, 08 Sep 2026 05:06 WIB
Bencana bisa terjadi tanpa banyak waktu untuk bersiap. Karena itu, memiliki emergency kit atau tas siaga bencana di rumah dapat membantu ketika harus segera meninggalkan tempat tinggal atau berada di lokasi pengungsian.
Kebutuhan setiap orang tentu berbeda, tetapi perlengkapan yang membantu menghadapi kondisi malam, suhu dingin, dan situasi tanpa penerangan bisa menjadi bagian penting dari tas darurat.
Saat ini, kesiapsiagaan tersebut kembali relevan. BNPB masih melaporkan kejadian karhutla di sejumlah wilayah Indonesia pada awal September 2026. Di sisi lain, aktivitas Gunung Sinabung juga meningkat sejak erupsi 31 Agustus dan ratusan warga masih berada di pos pengungsian.
Karena itu, selain makanan, air minum, obat pribadi, dokumen penting, dan alat komunikasi, tiga perlengkapan berikut bisa dipertimbangkan untuk melengkapi emergency kit.
Kenapa Perlu Menyiapkan Emergency Kit dari Sekarang?
Saat bencana terjadi, waktu untuk mengumpulkan barang bisa sangat terbatas. Menyiapkan tas darurat lebih awal membuat perlengkapan penting berada dalam satu tempat dan lebih mudah dibawa ketika harus melakukan evakuasi.
Tas siaga tidak harus berisi barang sebanyak mungkin. Justru, pilih perlengkapan berdasarkan kebutuhan paling dasar: perlindungan tubuh, penerangan, komunikasi, air, makanan, obat pribadi, dan dokumen penting.
Tiga produk berikut bisa menjadi pelengkap untuk kebutuhan bertahan selama berada di luar rumah atau tempat pengungsian.
KAMJE Official Store
KAMJE Selimut Darurat Emergency Blanket Thermal Penahan Panas Dingin Gunung Camping Foil - KMJ7675
Rp25.200 di
Shopee
“harga saat kami review”
3 Perlengkapan untuk Melengkapi Emergency Kit
1. KAMJE Emergency Blanket KMJ7675
Ketika harus mengungsi atau tidur di tempat terbuka, menjaga suhu tubuh menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
KAMJE Emergency Blanket KMJ7675 merupakan selimut darurat berbahan foil yang dirancang sebagai perlengkapan thermal untuk kondisi darurat maupun kegiatan outdoor.
Ukurannya yang relatif ringkas membuat emergency blanket lebih mudah disimpan di dalam tas siaga tanpa memakan banyak ruang.
Produk seperti ini dapat menjadi lapisan tambahan ketika seseorang harus berada di luar ruangan atau di tempat pengungsian dengan suhu yang lebih rendah.
2. EIGER MUMMY 250 Sleeping Bag
Kalau membutuhkan perlindungan yang lebih menyeluruh saat tidur, sleeping bag bisa menjadi pilihan.
EIGER MUMMY 250 menggunakan desain mummy yang membungkus tubuh lebih rapat dibandingkan sleeping bag berbentuk persegi. Produk ini dapat digunakan untuk camping, kegiatan outdoor, maupun sebagai perlengkapan tambahan ketika harus bermalam di tempat yang minim fasilitas.
Dibandingkan emergency blanket yang sangat ringkas, sleeping bag memang membutuhkan ruang lebih besar di dalam tas. Namun, perlindungan dan kenyamanan saat tidur juga lebih lengkap.
Karena itu, sleeping bag lebih cocok untuk emergency kit berukuran lebih besar atau bagi orang yang tinggal di wilayah yang memiliki potensi evakuasi dan harus bermalam di luar rumah.
3. EIGER MONOCLE 350 Headlamp
Ketika listrik padam atau evakuasi dilakukan pada malam hari, penerangan menjadi kebutuhan penting.
EIGER MONOCLE 350 Headlamp memiliki daya hingga 350 lumen dan desain yang dikenakan di kepala. Dengan begitu, kedua tangan tetap bisa digunakan untuk membawa barang, membuka jalan, atau melakukan aktivitas lainnya.
Headlamp juga lebih praktis dibandingkan harus memegang senter terus-menerus. Perlengkapan ini bisa disimpan di emergency kit dan sebaiknya berada di bagian yang mudah dijangkau.
Isi dasarnya dapat mencakup air minum, makanan tahan lama, obat pribadi, dokumen penting, uang tunai, power bank, alat komunikasi, penerangan, pakaian, dan perlengkapan kebersihan. Perlengkapan tambahan disesuaikan dengan risiko bencana di wilayah masing-masing.
Tidak wajib untuk semua orang. Sleeping bag lebih berguna jika ada kemungkinan harus bermalam di luar rumah atau tempat pengungsian. Untuk emergency kit minimalis, emergency blanket bisa menjadi alternatif yang lebih ringkas.
Headlamp membantu memberikan penerangan ketika listrik padam atau saat harus bergerak pada malam hari. Karena dipasang di kepala, kedua tangan tetap bebas digunakan.
Emergency blanket dirancang sebagai perlengkapan thermal yang membantu mempertahankan suhu tubuh dalam kondisi tertentu. Bentuknya juga tipis dan ringan sehingga mudah dibawa sebagai bagian dari emergency kit.
Sebaiknya disiapkan sebelum terjadi keadaan darurat. Letakkan di tempat yang mudah dijangkau dan pastikan seluruh anggota keluarga mengetahui lokasinya.