Segway Ninebot E2 Pro: Electric Scooter 40KM Range dengan Apple Find My, Worth It untuk Komuter?
Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit
Senin, 22 Jun 2026 20:31 WIB
Kemacetan kota semakin menjadi-jadi, dan semakin banyak orang mencari alternatif mobilitas yang lebih efisien, hemat, dan tidak bikin stres. Electric scooter (skuter listrik) adalah salah satu jawaban yang paling populer, terutama untuk perjalanan pendek dalam radius beberapa kilometer.
Segway adalah pemimpin global dalam kategori ini. Ninebot E2 Pro adalah model terbaru mereka di segmen terjangkau namun dengan fitur yang substansial lebih baik dari kompetitornya di kelas yang sama.
Segway
Segway Ninebot E2 Pro Electric Scooter Dengan Layar LED 2.8 Inci
Rp11.200.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
Desain dan Build Quality
Segway Ninebot E2 Pro tampil dalam desain yang clean dan modern dengan garis-garis aerodinamis. Dimensi lipatnya yang compact memudahkan penyimpanan di apartemen atau dibawa masuk ke kantor. Mekanisme pelipatan satu tangan yang mudah menjadikan transisi antara berkendara dan membawa scooter menjadi seamless.
Bobot totalnya masih manageable untuk diangkat naik tangga atau masuk ke dalam kendaraan umum. Material rangkanya terasa solid dan tidak ada komponen yang terasa goyang atau murah.
Fitur Unggulan
1. Jangkauan 40km Mode ECO Ini angka yang sangat kompetitif untuk scooter di kelasnya. Dalam mode ECO (kecepatan sekitar 15km/jam), Ninebot E2 Pro bisa menempuh hingga 40km dengan sekali pengisian. Dalam mode Drive standar, jangkauan turun ke sekitar 35km, dan di mode Sport (kecepatan maksimal 25km/jam), sekitar 27km. Untuk commuting dalam kota, angka ini sangat mencukupi.
2. Traction Control System (TCS) Fitur yang jarang ditemukan di scooter listrik di kelasnya ini. TCS secara otomatis mendeteksi slip roda dan menyesuaikan tenaga motor untuk menjaga stabilitas, terutama berguna di kondisi permukaan basah atau licin.
3. Apple Find My E2 Pro terintegrasi dengan jaringan Apple Find My, memungkinkan kamu melacak lokasi scooter dari aplikasi Find My di iPhone atau iPad. Fitur ini memberikan ketenangan pikiran jika scooter diparkir di tempat umum.
4. Ban Tubeless 10 Inci Anti-Bocor Berbeda dari model E2 dan E2 Plus yang menggunakan ban semi-solid, E2 Pro menggunakan ban pneumatik tubeless 10 inci dengan sealant internal. Ban pneumatik memberikan kenyamanan berkendara yang lebih baik di jalanan tidak rata, sementara teknologi tubeless mengurangi risiko bocor.
5. Dashboard LED 2.8 Inci Layar LED yang memberikan informasi berkendara yang jelas: kecepatan, level baterai, mode berkendara, dan indikator lainnya.
6. Tahan Air IPX4 (Bodi) / IPX6 (Baterai) Bodi scooter memiliki rating IPX4 yang berarti tahan terhadap cipratan air dari berbagai arah. Baterainya bahkan memiliki perlindungan lebih tinggi di IPX6.
Performa Berkendara
Dengan motor peak 750W, akselerasi E2 Pro terasa responsif dan bertenaga cukup untuk menanjak dengan gradien hingga 18%. Di permukaan jalan yang mulus, pengalaman berkendara terasa halus dan stabil. Ban 10 inci yang lebih besar dari model standar memberikan bantingan yang lebih baik di jalan tidak rata.
Sistem rem-nya menggunakan rem E-depan dan rem tromol belakang yang dikontrol dengan satu tuas. Pengereman terasa progresif dan mudah dikontrol.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Tanpa suspensi, jalanan berbatu atau berlubang akan tetap terasa, meskipun ban 10 inci membantu meredam sebagian benturan. Untuk kota dengan infrastruktur jalan yang belum merata, ini perlu jadi pertimbangan kenyamanan.
Waktu pengisian sekitar 5.5 jam mungkin terasa lama. Jika kamu perlu mengisi daya di tengah hari dan butuh scooter cepat siap lagi, pertimbangkan menyimpan charger di tempat kerja.
Regulasi kendaraan listrik roda dua di Indonesia sedang dalam proses penyempurnaan. Di beberapa kota, electric scooter sudah diizinkan di jalur khusus atau kawasan tertentu. Sebaiknya cek regulasi lokal di kota kamu sebelum menggunakannya di jalan umum.
Kecepatan maksimal adalah 25km/jam di mode Sport. Firmware dapat diupdate melalui aplikasi Segway Mobility untuk membuka potensi kecepatan lebih tinggi sesuai regulasi wilayah.
Apple Find My hanya tersedia untuk ekosistem Apple (iPhone dan iPad). Untuk pengguna Android, Segway juga menyediakan aplikasi Segway Mobility dengan fitur pelacakan berbasis Bluetooth, namun jangkauannya tidak seluas jaringan Find My Apple.
Ban tubeless dengan sealant internal dirancang untuk menutup sendiri (self-sealing) kebocoran kecil dari benda tajam. Untuk kebocoran besar, seperti tersangkut paku besar, perlu penanganan lebih lanjut. Keunggulannya dibanding ban biasa adalah tidak langsung kempes secara total saat tertusuk benda kecil.