Dry Shampoo Lokal vs Internasional, Mana yang Lebih Worth It untuk Rambut Berminyak?
Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit
Jumat, 19 Jun 2026 13:37 WIB
Rambut udah lengket dan bau apek padahal belum waktunya keramas? Situasi ini sering banget dialami orang yang aktivitasnya padat atau lagi traveling dan nggak sempat cuci rambut. Solusinya bukan cuma satu jenis dry shampoo, karena sekarang ada pilihan dari brand internasional yang sudah lama dikenal sampai brand lokal yang formulanya makin berkembang.
Pertanyaannya, dry shampoo lokal sudah sebanding dengan brand internasional yang lebih dulu populer, atau masih ada gap dari segi formula dan hasil akhir di rambut? Yuk bandingkan dua contoh produknya.
Batiste
Batiste Clean & Classic Original (Representasi Brand Internasional)
Rp100.200 di
Shopee
“harga saat kami review”
Batiste merupakan salah satu nama yang paling sering disebut kalau bicara soal dry shampoo, karena sudah lama hadir di pasar internasional. Varian Clean & Classic Original ini memakai formula berbasis rice-starch yang berfungsi menyerap minyak berlebih di kulit kepala dan rambut.
Aroma citrus-floral pada varian ini cukup ringan dan nggak menyengat, cocok dipakai sebagai penyegar instan. Formulanya diklaim vegan dan bebas sulfat serta paraben, meski tetap menggunakan propelan aerosol berupa butane dan isobutane seperti dry shampoo aerosol pada umumnya, jadi tetap perlu diaplikasikan di tempat dengan ventilasi yang cukup.
Lavojoy
Lavojoy Hair We Bloom Season of Flower (Representasi Brand Lokal)
Rp100.900 di
Shopee
“harga saat kami review”
Lavojoy menjadi salah satu nama dari brand lokal yang mulai banyak dibahas di kategori dry shampoo. Varian Hair We Bloom Season of Flower diklaim memberikan hasil transparan di rambut, alias tidak meninggalkan residu putih yang biasanya jadi concern utama pengguna dry shampoo aerosol pada rambut gelap.
Produk ini juga mengandung panthenol, bisabolol, dan turunan argan yang berfungsi membantu menutrisi rambut, ditambah sensasi cooling saat diaplikasikan ke kulit kepala. Diklaim cocok untuk berbagai jenis rambut, menjadikannya opsi yang fleksibel buat yang baru mau coba dry shampoo lokal.
Perbandingan Produk
Produk | Asal Brand | Formula Utama | Hasil di Rambut | Cocok Untuk |
Batiste Clean & Classic Original | Internasional | Rice-starch, vegan, bebas sulfat & paraben | Menyerap minyak, aroma citrus-floral | Yang butuh solusi cepat dan teruji lama |
Lavojoy Hair We Bloom Season of Flower | Lokal | Panthenol, bisabolol, turunan argan | Transparan, tanpa residu putih, sensasi cooling | Yang ingin formula nutrisi tambahan tanpa residu |
Tidak. Dry shampoo berfungsi menyerap minyak berlebih dan menyegarkan rambut sementara, tapi tidak membersihkan kulit kepala sebagaimana shampoo dengan air. Sebaiknya tetap dipakai sebagai solusi sementara, bukan pengganti permanen.
Residu putih biasanya muncul dari partikel penyerap minyak seperti rice-starch atau tepung yang belum terserap sempurna ke rambut, terutama kalau diaplikasikan dalam jumlah terlalu banyak atau di rambut gelap. Cara mengatasinya adalah menyemprotkan dari jarak yang disarankan, lalu memijat dan menyisir rambut setelah aplikasi.
Tergantung formulanya masing-masing, bukan semata dari asal brand. Beberapa brand lokal sudah mengembangkan formula dengan kandungan nutrisi tambahan seperti panthenol dan bisabolol, sementara brand internasional umumnya mengandalkan formula penyerap minyak yang sudah teruji lama di pasar global.
Secara umum dry shampoo aerosol relatif aman untuk rambut yang diwarnai karena tidak melibatkan pro