Beli Gaming Mouse Wired RGB Pertamamu? 3 Mouse Ini Wajib Kamu Pertimbangkan
Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit
Selasa, 30 Jun 2026 09:53 WIB
Mouse kerja biasa tidak dirancang untuk gaming. Sensor yang kurang presisi, DPI yang rendah, dan response time yang lebih lambat bisa terasa di game yang kompetitif. Tiga mouse ini masuk kategori gaming mouse wired dengan sensor optik presisi, DPI yang bisa diatur, dan tombol programmable yang bikin gameplay lebih optimal. Semua dalam format kabel yang memastikan latensi nol.
Redragon adalah brand gaming peripheral yang populer di kalangan gamer yang mencari spesifikasi tinggi. M612 PREDATOR hadir dengan sensor optik 8000 DPI, cukup untuk hampir semua genre game mulai dari FPS hingga MOBA dan RPG.
Keunggulan utama M612 adalah 9 tombol programmable yang bisa dikonfigurasi lewat software. Ini membuka banyak kemungkinan customisasi sesuai genre game yang kamu mainkan. Dalam FPS, tombol ekstra bisa diarahkan ke grenade atau crouch. Di MOBA, tombol samping memudahkan akses skill tambahan.
Lima mode backlit RGB-nya bisa disesuaikan untuk estetika setup sesuai selera. Kabel nilon braided-nya lebih tahan lama dari kabel plastik biasa dan tidak mudah kusut.
Fantech THOR X9 mengusung DPI 4800 dengan fitur macro yang memungkinkan satu tombol menjalankan serangkaian aksi secara otomatis. Ini sangat berguna untuk genre RPG atau MMO di mana ada banyak kombinasi tombol yang harus dieksekusi cepat.
Kabel nilon braided-nya memberikan ketahanan ekstra, sementara desain ergonomisnya dirancang untuk grip natural tanpa kelelahan bahkan di sesi gaming berjam-jam. Garansi resmi yang disertakan memberikan ketenangan pikiran tentang kualitas produk.
Software macro Fantech memungkinkan kustomisasi mendalam untuk pengguna yang mau investasi waktu dalam setup, tapi juga bisa langsung dipakai out-of-box tanpa konfigurasi tambahan.
Gaming mouse memiliki sensor optik dengan polling rate lebih tinggi (biasanya 1000Hz vs 125Hz pada mouse biasa), artinya posisi kursor diperbarui 1000 kali per detik dibanding 125 kali. Di game FPS atau game kompetitif, ini berarti tracking cursor kamu jauh lebih akurat dan responsif. DPI yang bisa diatur juga memungkinkan kamu menyesuaikan sensitivitas sesuai kebutuhan per-game.
Tidak ada angka tunggal yang berlaku untuk semua. Gamer FPS profesional justru sering menggunakan DPI rendah (400-1600) untuk kontrol yang lebih presisi. DPI tinggi lebih berguna untuk layar resolusi tinggi atau setup multi-monitor. Pilihlah mouse yang memberi fleksibilitas untuk menyesuaikan DPI, bukan yang sekadar membanggakan angka tertinggi.
Sangat cocok. Desainnya familiar dan ergonomis, tidak ada kurva belajar untuk menggunakannya, dan sensor Logitech-nya konsisten sehingga pemula tidak perlu pusing soal performa. G Hub juga cukup intuitif untuk dikonfigurasi. Banyak pro player justru memilih mouse dengan desain sederhana seperti G203 karena minimnya hambatan antara tangan dan game.
Untuk gaming kompetitif serius, wired masih menjadi standar karena latensi yang benar-benar nol tanpa risiko koneksi terputus atau baterai habis saat gaming. Gaming mouse wireless premium modern sudah sangat mendekati wired dalam hal latensi, tapi harganya jauh lebih tinggi. Untuk budget yang sama, wired memberikan performa sensor yang lebih baik.