Bingung Pilih Tuna Kaleng? Ini 3 Pilihan Tinggi Protein yang Paling Banyak Dicari
Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit
Jumat, 12 Jun 2026 20:04 WIB
Stok lauk praktis di rumah itu penting, tapi memilih tuna kaleng yang tepat ternyata bukan perkara sepele. Ada yang direndam air garam, ada yang pakai minyak, ada yang flakes, ada yang chunk, dan masing-masing punya karakter rasa serta kegunaan yang berbeda.
Kalau kamu termasuk yang sering overthinking di lorong supermarket atau bingung baca label nutrisi tuna kaleng, panduan ini bisa membantu.
Buat kamu yang prioritasnya lauk rendah lemak dengan rasa netral dan serbaguna, King's Fisher Tuna in Brine adalah titik awal yang tepat. Produk ini menggunakan daging tuna jenis Skipjack dalam larutan air garam (brine), yang artinya tidak ada tambahan minyak sama sekali, cocok banget buat yang sedang menjaga asupan lemak harian.
King's Fisher sudah beroperasi sejak 1978 dan produknya mendapatkan berbagai sertifikasi: Halal MUI, BPOM, SNI, HACCP, BRC, GMP, Dolphin Safe, dan Kosher. Varian Tuna in Brine ini diformulasikan tanpa pengawet kimia, diproses melalui steam dan retort untuk menjaga kualitas nutrisi. Kandungan protein tuna per saji tercatat 10g atau sekitar 17% AKG (dari data nilai gizi resmi King's Fisher), yang berasal dari ikan tuna dengan kandungan vitamin A, selenium, magnesium, vitamin B kompleks, dan omega-3.
Karena rasanya cenderung netral dengan sedikit rasa asin dari garam, King's Fisher Tuna in Brine sangat fleksibel diolah jadi nasi goreng tuna, salad, sandwich, tuna sushi roll, hingga tumisan simpel. Kemasan 170g tersedia untuk kebutuhan harian, sementara varian 1,8kg tersedia untuk kebutuhan food service.
Keunggulan King's Fisher Tuna in Brine:
Media rendam air garam, tanpa tambahan minyak, rendah lemak
Tanpa pengawet kimia
Bersertifikasi lengkap: Halal MUI, BPOM, SNI, HACCP, BRC, GMP, Kosher, Dolphin Safe
Tekstur chunk, dagingnya padat dan tidak mudah hancur
Cocok untuk berbagai jenis olahan masakan
Hal yang perlu dipertimbangkan:
Rasa cukup plain/netral, perlu bumbu tambahan untuk sajian dengan karakter rasa lebih kuat
Ukuran kemasan 170g, lebih kecil dibanding beberapa merek lain di kelas serupa
Cocok untuk: Pengguna yang sedang diet rendah lemak, meal preppers yang butuh sumber protein netral untuk berbagai resep, dan keluarga yang ingin tuna kaleng bebas minyak untuk menu anak-anak.
Sunbell Gold adalah produk dari PT Aneka Tuna Indonesia, yang menggunakan teknologi pengolahan modern dari Jepang. Varian Katsuo menggunakan ikan tuna skipjack (cakalang) pilihan yang diolah dengan minyak kedelai beraroma bawang. Rasanya lebih gurih dan berkarakter dibanding varian brine, cocok buat yang ingin tuna kaleng yang sudah punya "rasa sendiri" tanpa perlu bumbu tambahan banyak.
Yang membedakan Sunbell Gold dari tuna kaleng biasa adalah positioningnya sebagai produk dengan sentuhan Jepang. Sesuai namanya, Katsuo (cakalang) adalah bahan dasar hidangan Jepang seperti katsuobushi, sehingga profil rasanya lebih umami dibanding skipjack yang diolah dengan brine biasa. Produk ini diperkaya ekstrak sayuran untuk menambah kedalaman rasa dan teksturnya padat di setiap potongan.
Sunbell Gold juga sudah terstandarisasi dengan sertifikasi internasional: Halal MUI, BPOM, HACCP, BRC, SNI, Dolphin Safe, dan FDA USA, yang berarti produk ini juga diekspor ke berbagai negara termasuk Jepang, Timur Tengah, Eropa, Australia, dan Kanada.
Keunggulan Sunbell Gold Katsuo:
Teknologi pengolahan modern dari Jepang, tanpa pengawet
Rasa gurih beraroma bawang dari minyak kedelai berkualitas
Kapasitas 200g, lebih besar dari varian King's Fisher standar
Cocok untuk topping nasi, pizza, spaghetti, dan sandwich
Sertifikasi internasional termasuk FDA USA
Hal yang perlu dipertimbangkan:
Menggunakan minyak kedelai, kurang ideal untuk yang benar-benar meminimalkan asupan lemak
Varian Katsuo memiliki rasa yang lebih kuat, mungkin kurang cocok untuk yang prefer rasa netral
Ketersediaan di retail modern belum seluas merek kompetitor
Cocok untuk: Penggemar masakan dengan sentuhan Jepang atau Asia, pengguna yang ingin tuna kaleng siap saji tanpa perlu banyak bumbu tambahan, dan mereka yang ingin porsi lebih besar per kaleng.
Kalau kamu butuh tuna kaleng yang mudah dicampur ke berbagai masakan, Ayam Brand Tuna Flakes in Oil adalah kandidat kuat. Berbeda dari dua produk sebelumnya yang berbentuk chunk, Ayam Brand menggunakan format flakes yang berarti dagingnya sudah dipecah menjadi serpihan kecil, lebih mudah merata saat dicampur ke nasi goreng, pasta, atau salad.
Ayam Brand sudah lebih dari 120 tahun hadir di pasar Asia dan dikenal sebagai merek ikan kaleng yang konsisten. Semua produk Ayam Brand tidak mengandung pengawet dan tanpa tambahan MSG. Varian Tuna Flakes in Oil menggunakan minyak nabati, dan tersedia juga varian dengan minyak bunga matahari (sunflower oil) yang mengandung karotenoid sebagai sumber Vitamin A serta mendukung pengelolaan kolesterol. Keunggulan format flakes adalah daya serapnya terhadap bumbu lebih baik, sehingga hasil masakan jadi lebih merata.
Produk ini juga sudah bersertifikasi Halal dan BPOM untuk pasar Indonesia, dengan track record distribusi yang luas di supermarket dan minimarket nasional.
Keunggulan Ayam Brand Tuna Flakes in Oil:
Format flakes, mudah merata saat dicampur ke berbagai masakan
Tanpa pengawet, tanpa MSG
Lebih dari 120 tahun pengalaman di industri ikan kaleng Asia
Tersedia luas di supermarket dan minimarket nasional
Cocok untuk nasi goreng, pasta, sandwich, dan salad
Hal yang perlu dipertimbangkan:
Ukuran kemasan 150g, paling kecil dari ketiga produk ini
Menggunakan minyak nabati, kandungan lemak lebih tinggi dibanding varian brine
Format flakes kurang ideal untuk sajian yang butuh potongan daging utuh, seperti tuna steak
Cocok untuk: Pengguna yang sering memasak nasi goreng atau pasta tuna, anak kos yang butuh lauk simpel dan lezat dengan bumbu minimal, dan siapapun yang ingin tuna kaleng dari merek dengan rekam jejak panjang.
Tuna kaleng dalam air garam memiliki kandungan lemak lebih rendah karena tidak ada tambahan minyak, sehingga lebih cocok untuk yang sedang mengontrol asupan kalori dan lemak. Tuna dalam minyak cenderung lebih gurih dan lembap, tapi total kalorinya lebih tinggi. Pilihan tergantung tujuan konsumsi: brine lebih baik untuk diet, minyak lebih baik untuk rasa dan kemudahan memasak.
Konsumsi tuna kaleng dalam jumlah wajar umumnya aman. Rekomendasi umum dari ahli gizi adalah 2 hingga 3 kali seminggu, diselingi dengan sumber protein lain. Penting untuk memperhatikan kandungan sodium per sajian, terutama bagi yang memiliki tekanan darah tinggi. Produk yang baik adalah yang sudah bebas pengawet kimia dan terdaftar di BPOM.
Ya, King's Fisher Tuna in Brine sangat cocok untuk meal prep karena rasanya netral sehingga mudah dikombinasikan dengan berbagai bumbu dan bahan masakan. Tekstur chunk-nya juga tahan meski sudah diolah, tidak mudah hancur jadi serpihan.
Sunbell Gold Katsuo menggunakan ikan tuna Skipjack (cakalang) yang diolah dalam minyak kedelai beraroma bawang, dengan profil rasa umami yang lebih kuat. Sunbell Gold Maguro menggunakan ikan Yellow Fin Tuna (madidihang) yang dagingnya lebih solid, dengan bumbu khas Jepang dan ekstrak sayuran, cocok untuk topping pizza atau spaghetti. Keduanya sama-sama tanpa pengawet.
Ayam Brand menggunakan minyak nabati berkualitas dan kaldu alami sebagai pengganti MSG untuk mempertahankan rasa gurihnya. Format flakes yang lebih menyerap bumbu juga membantu hasil masakan tetap lezat meski tanpa penguatan rasa artifisial. Lebih dari 120 tahun konsistensi Ayam Brand di pasar Asia membuktikan bahwa kualitas rasa bisa dipertahankan tanpa MSG.