Apakah Hydrolyzed Whey Protein Isolate Beneran Lebih Cepat Diserap?
Muhammad Keenan Pasha - Rekomendit
Kamis, 25 Jun 2026 14:34 WIB
Kalau kamu sudah pakai whey protein biasa dan merasa recovery-nya kurang optimal, kemungkinan besar kamu akan menemukan istilah "hydrolyzed whey protein isolate" di berbagai rekomendasi komunitas gym. Tapi apa bedanya dengan isolate biasa, dan apakah memang worth it untuk naik level ke kategori ini?
Dymatize ISO 100 adalah salah satu hydrolyzed whey protein isolate yang paling dikenal di pasar global, dengan penghargaan "Isolate Protein of the Year" berulang kali dari berbagai publikasi nutrisi olahraga. Formulasinya menggunakan kombinasi hydrolyzed whey protein isolate dan whey protein isolate.
Per serving menyediakan 25g protein dengan 5.5g BCAA termasuk 2.7g leucine, dengan kurang dari 1g lemak dan 1g gula, serta di bawah 120 kalori. Kadar laktosa sangat rendah sehingga lebih mudah di perut bagi yang sensitif laktosa. Sudah tersertifikasi Informed Choice untuk banned substance (penting bagi atlet kompetisi).
Tersedia dalam berbagai varian rasa termasuk kolaborasi Fruity Pebbles dan Cocoa Pebbles yang populer. Diproduksi di fasilitas GMP bersertifikat di USA.
Dalam 5 lbs versi yang ada di marketplace Indonesia, jumlah serving sekitar 71 serving, tergantung varian. Ini setara dengan konsumsi rutin sekitar 2-2.5 bulan jika dipakai sekali sehari.
Cocok untuk: Gym-goer serius yang prioritaskan kemurnian protein, tersertifikasi, dan sudah familiar dengan suplemen internasional. Juga cocok untuk yang mau rasa yang lebih variatif.
Optimum
Optimum Nutrition Platinum Hydro Whey (3.5 lbs)
Rp2.200.000 di
Shopee
“harga saat kami review”
ON Platinum Hydro Whey adalah produk paling premium dalam lini Optimum Nutrition, yang memposisikannya satu tingkat di atas Gold Standard 100% Whey. Seluruh protein berasal dari 100% hydrolyzed whey protein isolate (bukan blend), dengan tambahan micronized BCAA bebas bentuk yang dicampurkan ke formula.
Per serving-nya mengandung 30g protein, lebih tinggi dari Dymatize ISO 100, dengan 8.8g BCAA termasuk leucine, isoleucine, dan valine. Formula ini juga ditambahkan enzyme blend (Aminogen) yang diklaim membantu pencernaan protein lebih efisien.
Platinum Hydro Whey cocok untuk pengguna yang butuh asupan protein per serving lebih tinggi, misalnya untuk program bulking atau yang punya target protein harian yang ambisius tapi porsi konsumsi terbatas. Gluten free, lactose free, dan tersedia dalam varian Velocity Vanilla dan Turbo Chocolate.
Satu hal yang perlu diperhatikan: ukurannya 3.5 lbs, lebih kecil dari Dymatize 5 lbs, sehingga jumlah serving per kemasan sekitar 40 serving (lebih sedikit). Pertimbangkan ini saat hitung cost per gram protein.
Cocok untuk: Pengguna yang mau protein per serving lebih tinggi (30g) dari sumber 100% hydrolyzed isolate, dengan tambahan enzyme untuk pencernaan lebih nyaman.
PURO adalah brand lokal Indonesia dari PURO Pure Nutrition yang memproduksi whey protein dengan standar yang serius: fasilitas bersetifikat GMP dan ISO22000, serta sudah terdaftar BPOM (862312048010). Ini yang membedakannya dari banyak brand suplemen yang beredar di Indonesia tanpa registrasi BPOM.
ISOPRO WPI 90 mengandung 93.6% whey protein isolate dengan 25g protein per serving, 5.2g BCAA, nol gula, nol laktosa, gluten free, hormone free, no xanthan gum, dan no food coloring. Satu kemasan 1.2kg berisi 40 serving dalam format 4 box 300gr masing-masing 10 serving.
Perbedaan kunci dari Dymatize dan ON: PURO ISOPRO adalah isolate dengan proses filtrasi tinggi, bukan hydrolyzed. Proses hidrolisis yang dimiliki Dymatize dan ON tidak ada di PURO. Tapi dari sisi kemurnian protein, 93.6% WPI adalah angka yang sudah sangat baik untuk kebanyakan pengguna gym.
Keunggulan utama PURO: harga lebih terjangkau dibanding dua brand internasional di atas, sudah terdaftar BPOM, dan diproduksi dengan standar pabrik susu bayi. Tersedia dalam berbagai rasa dan juga varian plain untuk yang mau campurkan ke makanan.
Cocok untuk: Pengguna gym Indonesia yang mau whey isolate berkualitas tinggi dengan BPOM resmi dan harga lebih terjangkau, serta tidak menjadikan faktor hydrolyzed sebagai prioritas utama.
Whey protein isolate (WPI) biasa sudah dalam bentuk protein utuh yang sudah dimurnikan dari laktosa dan lemak. Hydrolyzed WPI mengalami proses tambahan yang memecah protein menjadi peptida yang lebih kecil melalui hidrolisis enzimatis. Teorinya ini mempercepat penyerapan di usus, tapi perbedaan praktisnya dalam konteks recovery olahraga masih diperdebatkan dalam literatur ilmiah. Harganya hydrolyzed lebih mahal.
Paling umum adalah dalam 30-60 menit setelah latihan (post-workout window) untuk mendukung pemulihan dan pembentukan otot. Tapi riset terbaru menunjukkan total asupan protein harian lebih penting dari timing. Konsumsi di antara waktu makan atau pagi hari juga valid untuk memenuhi kebutuhan protein harian.
Ya. PURO sudah memiliki registrasi BPOM resmi (862312048010) dan diproduksi di fasilitas yang tersertifikasi GMP dan ISO22000 (standar yang biasa digunakan untuk industri pangan termasuk produk bayi). Ini jaminan kualitas yang kredibel dan dapat diverifikasi.
Ketiganya mengandung susu (milk/dairy). Untuk penderita alergi protein susu (bukan intoleransi laktosa), ketiga produk ini tidak disarankan. Untuk yang intoleransi laktosa, ketiga produk ini kandungan laktosanya sudah sangat rendah atau nol, tapi respons tiap orang bisa berbeda.
Keduanya cocok untuk cutting karena rendah lemak, gula, dan kalori per gram protein. Dymatize ISO 100 per serving-nya lebih rendah kalori (sekitar 110-120 kkal per 25g protein). ON Platinum Hydro Whey punya 30g protein per serving sehingga bisa lebih efisien jika target protein harian lebih tinggi. Pilih sesuai target kalori harian dan preferensi rasa.